Senin, 12 Maret 2012

angin putih

ia merekah dari hitam menuju putih lubuk hati
mengaliri sungai sungai dahaga
meramu madu menjadi rindu
nadamu mengalun syahdu mengiringi ilalang halus berdendang
kau tahu angin putih
salah satu tempat bermuaramu adalah hatiku
dimana hanya ada kau dan aku
tanpa telinga tanpa mata
hanya kita dan perasaan yang terus saja bergelut
nyanyikan suara damaimu
agar tak ada lagi gelisah berawan
mendung menggelundung dan petir halilintar mengerang..
angin putih dan pantai biru yang akan slalu bersanding
seperti kita
kau dan aku

2 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini