Senin, 22 November 2010

menulismu

bukan curhat
bukan juga kegundahan hati
atau sesuatu yang memilukan
satu persatu kata yang terlintas
tak juga bisa segera kurangkai
entah tentang sofa itu, motor itu, tempat itu
semuanya berfaham satu
KENANGAN
bulat merintih dan menggapai
seandainya tinta hitam ini mampu melukiskan warna indah
pemikiran sofa, motor, dan tempat itu
dulu. . . . . .
mungkin tak usah menunggu usang hati ini
aku akan melukisnya
mau berbuat apa lagi,
sekarang hanya berfikir
bagaimana cara
melupakanmu. . .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini