Sabtu, 17 Desember 2011

sang penyayang

rumput rumput mati
yang seharusnya disiangi
di beri pupuk
disirami tiap pagi
sang penyayangnya pergi
sang penyayang yang tak butuh rasa kembali
pergi yang tak kunjung kembali
penyayang tlah menemukan bunganya sendiri
yang katanya lebih
rumput rumput merunduk sedih
menangis mengaliri diri
air mata itu tak sanggup menembus tanah
karna berburu kering
rumput rumput ini takut kehilangan sang penyayang
sang penyayang yang amat sayang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini